KoncoSinau

Mutasi Gen dan Kromosom

10 Latihan Soal Mutasi Gen dan Kromosom + Pembahasan Lengkap

Latihan Soal Mutasi Gen dan Kromosom

Hai, Koncoku Sinau!

Hai kamu! Lagi belajar genetika dan mutasi gen? Materi ini sering muncul di ujian biologi, apalagi soal terkait evolusi, penyakit genetik, dan kromosom. Di artikel ini, KoncoSinau.id bakal bantu kamu memahami mutasi gen dan kromosom lewat 10 latihan soal lengkap beserta pembahasannya.

Mutasi adalah perubahan pada materi genetik (DNA/RNA) yang terjadi di tingkat gen (mutasi titik) atau kromosom (mutasi kromosom). Mutasi bisa muncul karena beberapa faktor, seperti radiasi, zat kimia, kesalahan saat pembelahan sel, atau faktor lingkungan tertentu (Griffiths et al., 2020).

Mutasi nggak selalu negatif. Ada yang menguntungkan karena meningkatkan variasi genetik dan membantu adaptasi evolusioner. Tapi ada juga yang merugikan, misalnya menyebabkan sindrom Down, Klinefelter, atau kanker (Alberts et al., 2019).

Artikel ini dibuat dengan gaya santai, cocok buat kamu yang masih sekolah, supaya belajar mutasi jadi lebih seru dan gampang dipahami. Yuk, langsung mulai latihan soal!

Contoh Soal terkait Mutasi Gen dan Kromosom

Soal 1

Mutasi titik yang terjadi karena penggantian satu basa nitrogen dengan basa lain disebut …
a. Delesi
b. Adisi
c. Substitusi
d. Duplikasi

Jawaban: c. Substitusi

Pembahasan:
Substitusi adalah penggantian satu basa dengan basa lain pada DNA. Contohnya, pada hemoglobin, penggantian adenine (A) dengan thymine (T) dapat menyebabkan sickle cell anemia (Smith, 2021, p. 34).

Soal 2

Seorang anak lahir dengan 47 kromosom karena adanya tambahan kromosom 21. Jenis mutasi kromosom ini adalah …
a. Monosomi
b. Trisomi
c. Delesi
d. Translokasi

Jawaban: b. Trisomi

Pembahasan:
Trisomi adalah kondisi di mana ada satu kromosom tambahan pada pasangan tertentu. Pada kasus ini, kromosom 21 bertambah → Sindrom Down (Alberts et al., 2019).

Soal 3

Mutasi gen yang terjadi karena hilangnya satu atau lebih basa pada DNA disebut …
a. Substitusi
b. Adisi
c. Delesi
d. Inversi

Jawaban: c. Delesi

Pembahasan:
Delesi adalah hilangnya satu atau lebih basa dalam DNA, yang dapat menyebabkan frameshift dan mengubah protein yang dihasilkan (Griffiths et al., 2020).

Soal 4

Faktor berikut yang bisa memicu mutasi gen atau kromosom adalah …
a. Radiasi
b. Zat kimia berbahaya
c. Kesalahan pembelahan sel
d. Semua jawaban benar

Jawaban: d. Semua jawaban benar

Pembahasan:
Radiasi, zat kimia, dan kesalahan saat pembelahan sel dapat menyebabkan mutasi gen maupun kromosom (Smith, 2023, p. 55). Jadi semua jawaban benar.

Soal 5

Paparan sinar ultraviolet (UV) pada DNA dapat menyebabkan …
a. Penggantian basa (substitusi)
b. Pembentukan dimer timin
c. Hilangnya kromosom
d. Penambahan basa baru

Jawaban: b. Pembentukan dimer timin

Pembahasan:
Sinar UV menyebabkan dua timin yang berdekatan saling menempel membentuk dimer timin, sehingga replikasi DNA terganggu dan jika tidak diperbaiki bisa memicu kanker kulit (Smith, 2023, p. 89).

Soal 6

Seorang peneliti menemukan urutan DNA normal:

5’–ATG-CTC-GAA-TGA–3’

Setelah terjadi mutasi, urutan menjadi:

5’–ATG-CTC-GTA-TGA–3’

Jenis mutasi yang terjadi adalah …
a. Delesi
b. Substitusi missense
c. Substitusi nonsense
d. Adisi

Jawaban: b. Substitusi missense

Pembahasan:

  • Terjadi penggantian basa A→G pada kodon ketiga.

  • Kodon berubah sehingga mengkode asam amino yang berbeda, tapi tidak menghasilkan stop codon.

  • Oleh karena itu termasuk substitusi missense, bukan nonsense (yang menghasilkan stop codon).

  • Mutasi ini bisa mengubah fungsi protein tanpa menghentikan sintesisnya (Griffiths et al., 2020).

Soal 7

Seorang bayi lahir dengan fenotipe yang mencerminkan satu kromosom X tambahan (XXY). Berdasarkan kasus ini:

a. Mutasi terjadi pada tingkat gen
b. Mutasi kromosom ini termasuk trisomi seks
c. Ini contoh mutasi struktural kromosom
d. Mutasi ini disebabkan oleh mutagen kimia

Jawaban: b. Mutasi kromosom ini termasuk trisomi seks

Pembahasan:

  • Kromosom bayi = XXY → jumlah kromosom seks berubah.

  • Ini disebut trisomi seks, bukan mutasi gen.

  • Mutasi ini memengaruhi jumlah kromosom, bukan urutan basa DNA (Alberts et al., 2019).

  • Mutasi struktural kromosom meliputi inversi, translokasi, delesi, bukan perubahan jumlah.

Soal 8

Urutan DNA normal pada gen pengkode hemoglobin:

5’–GAG–3’

Mutasi menyebabkan urutan menjadi:

5’–GTG–3’

Akibatnya: hemoglobin berubah → sickle cell anemia. Jenis mutasi ini termasuk …
a. Delesi
b. Substitusi silent
c. Substitusi missense
d. Substitusi nonsense

Jawaban: c. Substitusi missense

Pembahasan:

  • GAG → Glutamat, GTG → Valin.

  • Perubahan ini mengubah sifat protein hemoglobin → menyebabkan hemoglobin berbentuk sabit.

  • Disebut missense karena mengubah satu asam amino dan berpengaruh pada fungsi protein (Smith, 2021, p. 34).

Soal 9

Paparan radiasi gamma menyebabkan kerusakan DNA pada sel somatik. Jika sel ini membelah dan mengalami mutasi pada gen pengontrol siklus sel (misalnya p53), kemungkinan terbesar adalah …
a. Mutasi ini diwariskan ke generasi berikutnya
b. Sel bisa mengalami kanker karena kehilangan fungsi kontrol pertumbuhan
c. Mutasi ini akan menghasilkan variasi genetik pada populasi
d. Mutasi ini akan selalu silent dan tidak berpengaruh

Jawaban: b. Sel bisa mengalami kanker karena kehilangan fungsi kontrol pertumbuhan

Pembahasan:

  • Mutasi terjadi pada sel somatik, jadi tidak diwariskan ke anak.

  • Gen p53 berfungsi sebagai “penjaga genom”; kerusakan gen ini → sel tidak bisa mengontrol siklus sel → kanker (Alberts et al., 2019).

  • Mutasi ini bukan silent karena berdampak langsung pada fungsi protein.

Soal 10

Dalam suatu eksperimen, seorang siswa menganalisis kromosom dan menemukan adanya penggantian segmen kromosom dari kromosom 2 ke kromosom 5. Analisis lebih lanjut menunjukkan gen pada segmen tersebut tetap aktif. Mutasi ini termasuk …
a. Duplikasi
b. Translokasi resiprokal
c. Inversi
d. Trisomi

Jawaban: b. Translokasi resiprokal

Pembahasan:

  • Translokasi resiprokal: pertukaran segmen antara dua kromosom berbeda.

  • Aktivitas gen tetap ada, karena tidak ada kehilangan materi genetik, hanya pindah tempat.

  • Bukan duplikasi (menggandakan), bukan inversi (membalik segmen pada kromosom yang sama), dan bukan trisomi (perubahan jumlah kromosom) (Griffiths et al., 2020).

Kalau kamu merasa materi genetika seperti Mutasi Gen dan Kromosom masih membingungkan, itu wajar kok. Banyak siswa juga ngalamin hal yang sama. Tapi kamu tidak harus belajar sendirian.

Di KoncoSinau.id, kamu bisa belajar bareng guru privat biologi yang sabar, jelas, dan ahli, cocok buat kamu yang butuh pendampingan khusus, baik untuk tugas sekolah sampai persiapan UTBK.

Belajar jadi lebih mudah kalau ada yang membimbing. Yuk, coba sesi les privat biologi di KoncoSinau.id biar konsep genetika kamu makin kuat.

Layanan Yang Kami Tawarkan